Rabu, 30 Mei 2012

My Second Story ^,^

DIHARI LAIN

Karya : Ade Tommy 

Apakah itu salah satu dari kebetulan hidup
Atau Takdir yang mentakdirkan bagi mu untuk berada di sisiku?
Aku tidak tahu kapan jalan kita akan berakhir atau bagaimana hal-hal akan berubah
Yang penting adalah sekarang

Aku akan menghargai segala yang kita miliki
Aku akan membuat sebagian besar waktu kita habiskan bersama
Jadi  sama-berharga di hatiku

Ketika kau dan aku harus pergi 
Karena aku tidak tahu kapan kita akan bersama-sama atau terpisah

Kita  akan memiliki kenangan yang indah untuk hari ketika kita sedang merasa kesepian
Kita punya mimpi manis tentang cerita kita pada malam-malam ketika kita merasa rentan

Demi masa depan, jika kita tidak melihat satu sama lain
Nikmati saat-saat dari hari-hari bahagia
Kata-kata dan melodi yang berasal dari perasaan kita
Meskipun tidak terlalu banyak, tidak masalah

Demi masa depan, jika kita tidak melihat satu sama lain
Biarkan hal-hal bersinar melalui lirik disusun oleh hati kita
Jadi setiap hari kita harus terpisah
Kita akan dapat melihat satu sama lain sekali lagi, sama seperti yang hati kita inginkan

Minggu, 15 April 2012

My First Story ^^


Teman, Cinta, Maaf, Teman.


Karya : Anshari Al Ghaniyy


Hei teman.
Kau tahu tentang air terjun niagara ?
Kau tahu tentang aurora di kutub sana ?
Kau tahu tentang sungai amazon di amerika ?

Aku bertanya padamu, teman.
Dan aku tahu kau akan menjawabnya.
Meredam teriakan parau dalam otak yang memanas.
Terbakar abu matahari.

Kau tahu itu semua.
Kita sama.
Kita melangkah beriringan menyusuri jalan setapak.
Yang tentu saja banyak sejuta dampak.

Kita mampu melukis pelangi.
Kita juga mampu memahat mimpi.
Menjadikannya sebuah karya seni.
Tidak untuk dipamerkan.Melainkan untuk disimpan dalam hati.

Terkadang aku melupakan dirimu.
Melupakan segala kebaikanmu.
Namun sungguh, jika bisa aku mengambil sebutir gula dalam tumpukan garam.
Akan kuambil dan kuberikan padamu.

Ah akan kukatakan.
Tidak peduli dengan warna kulit.
Tidak peduli dengan perbandingan otak.
Tidak peduli dengan harta yang digenggam.

Aku tidak peduli.
Siapapun kau.
Siapapun yang pernah tersenyum, dan pernah bersitatap denganku.
Itulah temanku.

Jarang ada yang namanya teman sejati.
Tapi kuyakinkan semua teman saling peduli.
Saling menyayangi.
Saling mencintai.
Kadang tak memikirkan.
Namun saling merindukan